Praktik Penyewaan Lahan Perkebunan Tanpa Perjanjian tertulis Ditinjau dari Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi di Kecamatan Gunung Labuhan)
DOI:
https://doi.org/10.51278/bce.v4i2.1359Keywords:
Land Rental, Agreement Letter, Sharia Economic LawAbstract
The purpose of this study is to determine the practice of renting plantation land without a written agreement reviewed from the perspective of Islamic economic law in the Gunung Labuhan District community. This study is included in the type of qualitative research. Data collection techniques used by researchers include observation, interviews, and documentation. After the data is collected, the analysis is carried out using a descriptive qualitative method. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of plantation land rental activities in Gunung Labuhan District is usually carried out using the Ijarah contract, namely one party (owner or tenant) grants the right to use goods or services to another party for a certain period of time in return for the agreed payment. The Ijarah contract carried out between the owner and tenant of the plantation land uses a rental system based on the planting period in one year which has a planting period twice a year with the condition that there is clarity of Ijab and Qabul, there is an agreement, justice without Ghrarar and ethics and Sharia principles.
References
Akhmad Farroh Hasan, Fiqih Muamalah Dari Klasik Hingga Kontemporer, UIN-Maliki Malang Pres. 2018.
Ahmad Wardi Muslich, Fiqh Muamalat, Jakarta: AMZAH. 2019.
Emilia Safutri, Jangka Waktu Sewa-Menyewa (Ijarah) Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Pasal 1579 dan Hukum Islam, Dalam Skripsi, Way Kanan: STAI Al-Ma’arif Way Kanan. 2021.
Baharudin Muhammad Hasan, Praktik Perjanjian Sewa Menyewa Rumah Toko(Ruko) Secara Lisan Di Kota Palangka Raya Di Tinjau Dari Hukum Perdata. Palangka Raya : IAIN Palangka Raya. 2017.
Biyasrini, Praktek Sewa Menyewa Sawah Sistem Tahunan Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Petani Desa Teluk Kiambang Kabupaten Indragiri Hilir Kecamatan Tempuling, dalam Skripsi. Jambi: UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. 2020.
Muhammad Arif Budiman, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Sewa Menyewa Kios Pasar Panorama Kota Bengkulu, Bengkulu: IAIN Bengkulu. 2019.
Hendi Suhendi, Fiqh muamalah, Depok: PT Raja Grafindo Persada. 2015.
Bhismoadi Tri Wahyu Faizal, Konsep Hukum Perjanjian di Indonesia, Yogyakarta : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2017.
Subekti, Hukum Perjanjian, Jakarta: PT. Intermasa. 2020.
Subekti, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, PT. Balai Pustaka, Jakarta, 2020.
Jonathan Sarwono, Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta : Graha Ilmu. 2006.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2017.
Ibnu Hamzah, Sewa Menyewa Tanah Menurut Ibnu Hazm Dalam Perspektif Fiqih Muamalah, Riau: Universitas Islam Riau.2014.
Uharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta. 2013.
Debi Saputra, Siswahyono, and Hery suhartoyo. “Pemanfaatan Lahan Oleh Masyarakat Di Kawasan Hutan Produksi Terbatas Air Bengkenang Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu.” Journal of Global Forest and Environmental Science Vol 1, no. No. 1 (June 2021).
Dr. Fenti Hikmawati, M.si. Metode Penelitian. Raja Wali Pers, 2020.
Dr. H. Ariffin Bur, S.H.,M.Hum and Desi Apriani, S.H., M.H. “Sertifikat Sebagai Pembuktian Yang Kuat Dalam Hubungannya Dengan Sistem Publikasi Pendaftaran Tanah.” UIR Law Review 01, no. 02 (Oktober 2017).
Dr. Mukti fajar Nur Dewa and Yulianto Achmad, M.H. Dualisme Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris. yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.
Dr. Neni Hasnunidah, S.Pd.,M.Si. Metode Penelitian Pendidikan. Media Akademia, 2017.
Dwi Suciana, Gamin Gessa, Widianto, Syaifullah, and Muh Arman. KPH, Konflik Dan REDD Pembelajaran Hasil Asesmen Konflik Tenure Di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Cetakan I. Perumahan Bogor Lestari Blok AX Nomor 14 RT.01 RW.01, Tegalega, Bogor Tengah 16144: Working Group Tenure on Forest-Land Tenure Atas dukungan dari ICCO – The Netherland, 2013.
Elva, Hari Kaskoyo, Indra Gumay Febryano, and Slamet Budi Yuwono. “Kajian Kelembagaan Gabungan Kelompok Tani Dalam Program Kemitraan Di KPHP Way Terusan.” Jurnal Hutan Tropis Volume 5, no. No. 1 (March 2017).
Elza Hamiidah. “Pengelolaan Kawasan Hutan Produksi Untuk Menjamin Kelestarian Hutan Di Kabupaten Pacitan.” Fakultas Hukum, Universitas Negeri Malang, 2019.
Emma Soraya. “Seberapa Luas Hutan Yang Kita Perlukan? Sebuah Refleksi Cara Pandang Kita Pada Pengurusan Hutan.” Jurnal Ilmu Kehutanan Journal of Forest Science Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada Jl. Agro No 1, Bulaksumur, Sleman 55281 13 (2019): 1–3.
Erlita Retnoningtiyas. “Status Hak Milik Atas Tanah Yang Bertumpuan Akibat Gempa Bumi,” 2020.
Ervan Santoso. “UPTD KPHP Way Terusan.” UPTD KPHP Way Terusan, n.d. http://kphpwayterusan.blogspot.com/p/httpkphpwayterusan.html?m=1.
Iis Alviya and Elvida Yosefi Suryandari. “Kajian Konsep Kesatuan Pengelolaan hutan Model Way Terusan Register 47.” Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan 5, no. 2 (2008).
Inawati Santini. “Peningkatan Status Hak Atas Tanah Dari Hak Guna Bagunan Menjadi Hak Milik.” Jurnal Pilar Keadilan Vol. 1, no. No. 2 (March 2022).
Jumiati, Aan Aswari, and Mumammad Zulkifli Muhdar. “Status Hak Milik Atas Tanah Fasilitas Umum Di Atas Permukiman.” Qawanin Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 1 (February 1, 2022).
Juosflel Sadpri Pansaring. “Proses Dan Syarat Untuk Memperoleh Hak Milik Atas Tanah Di Indonesia.” Lex Privatum II, no. 3 (Agustus-Oktober 2014).
Kartodihardjo, Hariadi, Bramasto Nugroho, and Haryanto R. Putro. Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH): konsep, peraturan perundangan, dan implementasi. Jakarta: Diterbitkan [dan] didistribusi oleh Kementerian Kehutanan, Direktorat Jenderal Planalogi Kehutanan, Direktorat Wilayah Pengelolaan dan Penyiapan Areal Pemanfaatan Kawasan Hutan, 2013.
Kesatuan Hutan Produksi Way Terusan Pemerintah Lampung Tengah. Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Way Terusan Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2014-2023, 2013.
“Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) - Implementasi KemitraanKehutanan Antara Kelompok Tani Dengan Kesatuan Pengeolan Hutan Produksi (KPHP) Way Terusan Kabupaten Lampung Tengah.” Accessed October 3, 2023.
Kirsfianti L Ginoga, Mega Lugina, and Deden Djaenudin. “Kajian Kebijakan Pengelolan Hutan Lindung.” Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 2, no. 2 (July 31, 2005): 169–94. doi:10.20886/jpsek.2005.2.2.169-194.
Oloan Sitorus and Widhiana H. Putri. “Hukum Tanah.” Sekolah Tinggi Pertanian Nasional, Desember 2014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Winda Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

