Pengembangan Sistem Pendidikan Hukum Pidana untuk Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.51278/bce.v4i1.1068Keywords:
Development Criminal Law Education System, Criminal Law Education SystemAbstract
Questioning the existence of law that lives in society in reforming criminal law is an important challenge in developing a legal system that is in accordance with changing social dynamics. In this endeavor, it is important to consider two main perspectives: juridical and theoretical. From a legal theory perspective, the position of law as it exists in society in reforming criminal law can be seen as a reflection of the interaction between existing norms in society and norms produced by formal legal institutions. This legal theory emphasizes the importance of understanding how informal norms that exist in society, such as customs, values ??and traditions, can influence the development of criminal law. In this context, the law that lives in society is not something separate or independent, but is an integral part of the formation and renewal of criminal law. This research applies a normative juridical approach with a focus on descriptive analysis. The results of this research show that there is a contribution of law that lives in society in reforming criminal law, which has strong theoretical support. This shows that in developing or updating criminal law, it is important to consider not only the norms established by formal legal institutions, but also the social realities and values ??that live in society. In addition, justification for adopting these social rules in criminal law reform can be found not only in national law, but also in international law, which shows the relevance and importance of global norms in the local context.
Keywords: Development Criminal Law Education System, Criminal Law Education System
References
Keywords: Development Criminal Law Education System, Criminal Law Education SystemAkbar, M. F. (2019). Pengaruh Putusan Mahkamah Konstitusi di Bidang Pengujian Undang-Undang terhadap Sistem Peradilan Pidana Indonesia dengan Perubahan KUHAP. Jurnal Konstitusi, 16(3), 466. https://doi.org/10.31078/jk1632
Arief, B. N. (1996). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana (Perkembangan Penyusunan Konsep KUHP Baru). Kencana Prenada Media Group.
Arief, B. N. (2005). Tujuan dan Pedomen Pemidanaan Perspektif Pembaharuan Hukum Pidana dan Perbandingan Beberapa Negara,. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Elwina S, M. (2010). Sanksi Verbal?: Alternatif Jenis Sanksi Pidana Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Nasional, .
Gani Hamaminata. (2023). Perkembangan Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia. JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL, 2(4), 52–64. https://doi.org/10.55606/jhpis.v2i4.2334
Hairi, P. J. (2016). Kontradiksi Pengaturan “Hukum Yang Hidup Di Masyarakat” Sebagai Bagian Dari Asas Legalitas Hukum Pidana Indonesia, . Negara Hukum: Vol. 7, No. 1, Juni.
Heriej, E. O. S. (2014). Prinsip-prinsip Hukum Pidana, Cahaya Atma Pustaka, Yogjakarta. Hiariej, Eddy O.S., Asas Legalitas dan Penemuan Hukum dalam Hukum Pidana, . Erlangga.
Hertogh, M. (ed. ). (2009). Living Law Reconsidering Eugen Ehrlich. HART Publishing, Oxford And Portland Oregon.
Indra Ariska, D. (2019). Pembaharuaan Hukum Sistem Peradilan Pidana Dalam Ruu Kuhap. Yustitia, 5(1), 78–89. https://doi.org/10.31943/yustitia.v5i1.60
Mahfud MD, Moh. (2007). Hukum Tak Kunjung Tegak, . Citra Aditya Bakti.
Mardani. (2010). Hukum Islam?: Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia, . Pustaka Pelajar.
Menski, W. (2006). Comparative Law in a Global Context The Lgal Systems of Asia and Africa, Second edition, . Cambridge University Press, Cambridge, UK.
Natsir, M., & Rachmad, A. (2018). Penetapan Asas Kearifan Lokal Sebagai Kebijakan Pidana dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup di Aceh. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 7(4), 468. https://doi.org/10.24843/JMHU.2018.v07.i04.p05
Pardede, M. (2017). Aspek Hukum Kebijakan Penyuluhan Hukum dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana Anak. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(1), 13. https://doi.org/10.30641/dejure.2017.V17.13-28
Prasetya, T., & Abdul Halim Barkatullah. (2009). Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum Studi Pemikiran Ahli Hukum Sepanjang Zaman, . Pustaka Pelajar.
Putra Jaya, N. S. (2016). Hukum (sanksi) pidana adat dalam pembaharuan hukum pidana nasional. Masalah-masalah hukum, 45(2), 123. https://doi.org/10.14710/mmh.45.2.2016.123-130
Rahardjo, S. (2008). Negara Hukum yang Membahagiakan Rakyatnya, . Genta Press.
Rahardjo, S. (2009). Hukum dan Perilaku Hidup Baik adalah Dasar Hukum yang Baik. PT. Kompas Media Nusantara.
Ramadhan, C. (2018). Konvergensi Civil Law dan Common Law di Indonesia dalam Penemuan dan Pembentukan Hukum. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 30(2), 213. https://doi.org/10.22146/jmh.31169
Reksodiputro, M. (2009). Menyelaraskan Pembaruan Hukum,Komisi Hukum Nasional RI.
Rochaeti, N., & Sutanti, R. D. (2018). Kontribusi peradilan adat dan keadilan restoratif dalam pembaruan hukum pidana di indonesia. Masalah-Masalah Hukum, 47(3), 198. https://doi.org/10.14710/mmh.47.3.2018.198-214
Soemadiningrat, O. S. (2001). Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer.
Suhariyanto, B. (2018). Problema Penyerapan Adat oleh Pengadilan dan Pengaruhnya bagi Pembaruan Hukum Pidana Nasional. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 30(3), 421. https://doi.org/10.22146/jmh.33227
Sulastriyono, S., & Intaning Pradhani, S. (2018). Pemikiran Hukum Adat Djojodigoeno dan Relevansinya Kini. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 30(3), 448. https://doi.org/10.22146/jmh.36956
Tongat. (2008). Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia dalam Perspektif Pembaharuan, . UMM Press.
Tongat, T., Prasetyo, S. N., Aunuh, N., & Fajrin, Y. A. (2020a). Hukum yang Hidup dalam Masyarakat dalam Pembaharuan Hukum Pidana Nasional. Jurnal Konstitusi, 17(1), 157. https://doi.org/10.31078/jk1717
Tongat, T., Prasetyo, S. N., Aunuh, N., & Fajrin, Y. A. (2020b). Hukum yang Hidup dalam Masyarakat dalam Pembaharuan Hukum Pidana Nasional. Jurnal Konstitusi, 17(1), 157. https://doi.org/10.31078/jk1717
Utama, T. S. J. (2020). ‘Hukum Yang Hidup’ Dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (Kuhp): Antara Akomodasi Dan Negasi. Masalah-Masalah Hukum, 49(1), 14. https://doi.org/10.14710/mmh.49.1.2020.14-25

