The Influence of the School and Family Environments on Students’ Morality at SMP Negeri 24 Medan
DOI:
https://doi.org/10.51278/bse.v6i2.1959Abstract
This study aims to determine the effect of school environment management and family environment on students’ morality at UPT SMP Negeri 24 Medan, both partially and simultaneously. This study employed a quantitative approach with a causal-comparative (ex-post facto) design. The population consisted of 942 students, while the sample comprised 281 students selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through questionnaires using a four-point Likert scale and analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests, multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination with the assistance of SPSS version 26. The results showed that school environment management had a positive and significant effect on students’ morality, with a regression coefficient of 0.300, t-count of 5.718, and significance value of 0.000 < 0.05. Family environment also had a positive and significant effect on students’ morality, with a regression coefficient of 0.400, t-count of 7.672, and significance value of 0.000 < 0.05. Simultaneously, school environment management and family environment significantly affected students’ morality, as indicated by an F-count of 388.246 with a significance value of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) was 0.736, indicating that the two independent variables jointly explained 73.6% of the variation in students’ morality, while the remaining 26.4% was explained by other factors outside the research model. Family environment was the more dominant variable, with a standardized beta coefficient of 0.506 compared with 0.377 for school environment management. These findings indicate that strengthening school management and creating a supportive family environment are important factors in improving students’ morality.
References
Aini, F., & Ramadhan, Z. H. (2024). Peran guru dalam mengembangkan nilai etika dan moral peserta didik sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal), 8(2).
https://doi.org/10.30651/else.v8i2.23220
Alparizi. (2017). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perilaku bullying siswa. Jurnal Al-Tazkiah: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(1).
https://doi.org/10.26618/jtw.v1i1.356
Al-Syaibany, O. M. A. A. (1979). Falsafah pendidikan Islam. Bulan Bintang.
Ananda, R., & Fadhli, M. (2018). Statistik pendidikan (Teori dan praktik dalam pendidikan) (S. Saleh, Ed.). LPPPI.
Ardiyanti, D. (2016). Kebudayaan dan perannya dalam pembentukan moral menurut perspektif konstruktivis. Jurnal PIR: Power in International Relations, 1(1).
Arikunto, S. (2006). Metode penelitian kuantitatif. Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Aristha. (2018). Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap kesulitan belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 10(1), 88.
https://doi.org/10.23887/jjpe.v10i1.20068
Astuti, R., Wibowo, A., & Handayani, S. (2022). Peran keharmonisan keluarga dan pola asuh orang tua dalam pembentukan karakter moral siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1).
Awwaludin. (2009). Pendidikan agama Islam di perguruan tinggi umum untuk pengembangan kepribadian. Gedung Rektorat Unri.
Aziz, A. (2017). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap akhlak siswa di SMPN 6 Siak Hulu Kabupaten Kampar [Skripsi, Universitas Islam Riau]. Repositori Universitas Islam Riau.
Azwar, S. (2012). Penyusunan skala psikologi (Edisi ke-2). Pustaka Pelajar.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2020). What works in character education: A research-driven guide for educators. Character Education Partnership.
Bertens, K. (2004). Etika. Gramedia Pustaka Utama.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
https://doi.org/10.4159/9780674028845
Bronfenbrenner, U. (2005). Making human beings human: Bioecological perspectives on human development. Sage Publications.
Budiningsih, C. A. (2004). Pembelajaran moral (Berpijak pada karakteristik siswa dan budayanya). Rineka Cipta.
Budiningsih, C. A. (2013). Pembelajaran moral. Rineka Cipta.
Chusna, A., Triyono., & Ramli, M. (2017). Profil moralitas anak buruh migran Indonesia. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(3), 375.
https://doi.org/10.17977/jptpp.v2i3.8617
Daradjat, Z. (2001). Kesehatan mental dan pembentukan karakter dalam keluarga. Bulan Bintang.
Daryono. (2016). Metode penelitian pendidikan. Prenamedia Group.
Fadilah, F. D., Sukarliana, L., & Normansyah, A. D. (2023). Implementasi pendidikan karakter terhadap moralitas peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Melior: Jurnal Riset Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 3(2), 49-57.
https://doi.org/10.56393/melior.v3i2.1736
Fayol, H. (2016). General and industrial management (Karya asli diterbitkan tahun 1949). Routledge.
Firdausita, R. S. (2017). Pengaruh pemahaman agama dan lingkungan terhadap perilaku perempuan hamil di luar nikah [Tesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel]. Repositori UIN Sunan Ampel.
Fitriani, N., & Suhendra, A. (2022). Analisis parsial peran keluarga terhadap pembentukan karakter remaja di sekolah menengah. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 10(2).
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handriyanto, H., Muhammad, M., & Mentari, A. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap moralitas peserta didik. Jurnal Global Citizen: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2).
https://doi.org/10.33061/jgz.v11i2.6751
Hasanah, U. (2019). Keharmonisan keluarga dan kontribusinya terhadap akhlak siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Edukasi Islam, 8(1), 88-99.
Hasbullah. (2006). Dasar-dasar ilmu pendidikan. RajaGrafindo Persada.
Hasbullah. (2009). Dasar-dasar ilmu pendidikan. Rajawali Pers.
Hasibuan, M. S. P. (2001). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.
Hastuti, D. (2004). Pendidikan karakter: Paradigma baru dalam pembentukan manusia berkualitas. Institut Pertanian Bogor.
Hasyim, M. (2016). Peranan orang tua dalam pembentukan moral siswa di SD Negeri Tabam Kecamatan Kota Ternate Utara. Jurnal Pendidikan, 2(1), 1-10.
Hermawan, I. (2019). Metodologi penelitian pendidikan kuantitatif, kualitatif dan mixed method. Hidayatul Qur'an.
Hidayat, R., & Rahmawati, N. (2020). Pengaruh tata kelola dan iklim sekolah terhadap tingkat disiplin serta moralitas peserta didik. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 112-125.
https://doi.org/10.17509/jtkp.v2i1.32560
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational administration: Theory, research, and practice (Edisi ke-9). McGraw-Hill Education.
Hulukati. (2015). Peran lingkungan keluarga terhadap perkembangan anak. Jurnal Musawa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 7(2), 265.
Ibung, D. (2009). Mengembangkan nilai moral pada anak. Kompas Gramedia.
Iskarim, M. (2016). Dekadensi moral di kalangan pelajar (Revitalisasi strategi PAI dalam menumbuhkan moralitas generasi bangsa). Jurnal Edukasia Islamika, 1(1), 2.
Izzuddin. (2018). Implikasi lingkungan keluarga terhadap pembentukan kepribadian siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1).
https://doi.org/10.36088/fondatia.v2i1.122
Jaya, I. (2020). Penerapan statistik untuk penelitian pendidikan (Edisi ke-2). Kencana.
Kamus Al-Munawwir. (1984). Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia terlengkap. Pustaka Progressif.
Killen, M., & Smetana, J. G. (2021). Handbook of moral development (Edisi ke-2). Psychology Press.
https://doi.org/10.4324/9781003047247
Kohlberg, L. (1984). Essays on moral development: The psychology of moral development. Harper & Row.
Kompri. (2014). Manajemen sekolah teori dan praktik. Alfabeta.
Kompri. (2020). Manajemen pendidikan. Alfabeta.
Kristjánsson, K. (2021). Character virtues in moral education. Routledge.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Lickona, T. (2019). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan dan analisis dalam penelitian kuantitatif (Edisi ke-3; A. Q. Habib, Ed.). Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.
Machmud, H. (2014). Urgensi pendidikan moral dalam membentuk kepribadian anak. Jurnal Al-Ta'dib, 7(2).
Marzuki., Agustina., Armereo, C., & Rahayu, P. F. (2020). Praktikum statistik. Ahli Media Press.
Mesiono. (2018). Efektivitas manajemen berbasis madrasah/sekolah: Perspektif ability and power leadership. Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI).
Misbah, J. (2016). Pendidikan Islam dalam perspektif teori & praktek. AMP Pers.
Narvaez, D. (2020). Moral development and moral education: An integrated approach. Journal of Moral Education, 49(3), 1-15.
Nazir, M. (2014). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.
Nucci, L. (2022). Moral development and character education: A dialogue. University of California Press.
Nurhani, L., Fauzia, R., & Akbar, S. N. (2016). Gambaran penalaran moral pada remaja pecandu narkoba. Jurnal Ecopsy, 1(2).
https://doi.org/10.20527/ecopsy.v2i1.518
Nurrohmah, A., & Rahayu, D. A. (2025). Analisis moralitas dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila di era disrupsi digital pada peserta didik. Jurnal Media Informatika, 6(3), 2179-2185.
Palangda, L. (2017). Pengaruh lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga terhadap minat belajar ekonomi peserta didik di SMKN 4 Makassar [Tesis, Universitas Negeri Makassar]. Repositori Universitas Negeri Makassar.
Pratama, A. (2021). Hubungan antara iklim sekolah dan penegakan norma dengan pembentukan karakter siswa menengah pertama. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 9(1).
Pratama, A., Lestari, D., & Hidayat, R. (2025). Sinergi tata kelola sekolah dan pengawasan keluarga dalam membentuk etika siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter dan Kebudayaan, 15(1).
Pratama, F., & Hidayati, N. (2023). Pengawasan orang tua dan implikasinya terhadap perilaku etis siswa di sekolah. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 11(1), 78-91.
https://doi.org/10.58540/jipsi.v1i1.5
Pratama, R. (2023). Peran guru sebagai role model dalam pembentukan moral siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1).
Priyatno, D. (2014). Mandiri belajar SPSS untuk analisis data dan uji statistik. Mediakom.
Pulungan, S. (2011). Membangun moralitas melalui pendidikan agama. Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 8(1).
Putri, A. (2025). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap karakter siswa. Jurnal Pendidikan, 2025.
R, M. D., & Qodriah, L. (2018). Lingkungan pendidikan Islami dan hubungannya dengan minat belajar PAI siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bogor. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2).
https://doi.org/10.30868/ei.v7i2.276
Rahmat, M., & Kurniawan, D. (2021). Kontribusi independen iklim sekolah terhadap kedisiplinan dan moralitas peserta didik. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2).
Rasyid, I. A. (2024). Metodologi penelitian kuantitatif (R. Ananda, Ed.). Citapustaka Media.
Rethaningrum, E. (2007). Pendidikan moral: Pilar reformasi yang terlupakan. Jurnal Pendidikan, 5(1), 39.
Reza, I. F. (2013a). Hubungan antara religiusitas dengan moralitas pada remaja di Madrasah Aliyah (MA). Jurnal Humanitas, 10(2).
https://doi.org/10.26555/humanitas.v10i2.335
Reza, I. F. (2013b). Psikologi moral: Kajian tentang moralitas manusia. Pustaka Pelajar.
Riduwan. (2016). Dasar-dasar statistika. Alfabeta.
Sagala, S. (2013). Etika & moralitas pendidikan peluang dan tantangan. Kencana.
Salam, B. (2000). Etika individual pola dasar filsafat moral. Rineka Cipta.
Santoso, B. (2019). Dampak pengawasan orang tua dan keharmonisan rumah tangga terhadap kecerdasan moral remaja. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 7(2).
Saputra, D. (2025). Peran sekolah dalam mengendalikan penyimpangan moral siswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 2025.
Saputro. (2017). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan psikososial pada anak prasekolah. Journal of Nursing Practice, 1(1), 2.
https://doi.org/10.30994/jnp.v1i1.16
Saragih, M. (2024). Pengaruh pembelajaran PPKn terhadap moral reasoning siswa. Jurnal Civic Education, 2024.
Sari, R. P. (2022). Analisis perkembangan moral peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Samarinda. Jurnal Pendidikan, 2022, 75-81.
Saroni, M. (2022). Manajemen sekolah: Kiat menjadi pendidik yang kompeten. Ar-Ruzz Media.
Siahaan, W. P. (2017). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa di MAS Miftahussalam Kecamatan Medan Petisah [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara]. Repositori UINSU.
Sinulingga. (2016). Teori pendidikan moral menurut Emile Durkheim relevansinya bagi pendidikan moral anak di Indonesia. Jurnal Filsafat, 26(2), 227.
https://doi.org/10.22146/jf.12784
Siregar, S. (2014). Metode penelitian kuantitatif: Dilengkapi perbandingan perhitungan manual & SPSS. Kencana Prenadamedia Group.
Slameto. (2022). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sudaryono. (2010). Metode penelitian pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sudjana, N., & Ibrahim. (2014). Penelitian dan penilaian pendidikan. Sinar Baru Algesindo.
Sugiyono. (2019a). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Sugiyono. (2019b). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.
Sulistyorini. (2011). Menyiapkan kesuksesan anak Anda. Pustaka Utama.
Suratno. (2014). Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan pergaulan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Dinamika Pendidikan: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(1), 93.
Suryani, L., & Firmansyah, M. (2022). Implementasi manajemen budaya sekolah dalam meminimalisasi kecurangan akademik siswa. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 142-155.
Suryani, L., & Firmansyah, M. (2025). Peran lingkungan eksternal dalam mengatasi ketidakjujuran akademik peserta didik. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 13(1), 88-101.
Susilowati, N. (2025). Analisis pengaruh lingkungan keluarga dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2025.
Syakuro, M., & Khasanah, U. (2025). Peran lingkungan sekolah dan keluarga dalam pembentukan karakter jujur peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 2025.
Tambak, S. (2013). Pendidikan komunikasi Islami. Kalam Mulia.
Taufik, A., & Apendi, T. (2023). Pengaruh aspek moralitas siswa dalam membangun perkembangan jati diri (Studi fenomenologi). Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 23(2), 1-10.
Terry, G. R. (2020). Principles of management. Richard D. Irwin.
Terry, G. R., & Rue, L. W. (1972). Principles of management. Richard D. Irwin.
Utami, S., & Saputra, A. (2019). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan moral siswa. Jurnal Pendidikan, 2019.
Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum. Andi Offset.
Wardoyo, S. M. (2014a). Pendidikan karakter dan moralitas bangsa. UNY Press.
Wardoyo, S. M. (2014b). Pendidikan karakter: Kajian moralitas generasi muda. UNY Press.
Wardoyo, S. M. (2014c). Pendidikan moralitas anak dalam perspektif Islam. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 49-61.
Wibowo, S., Handayani, T., & Prasetyo, B. (2020). Mengukur peran sekolah dalam dinamika moralitas siswa melalui korelasi parsial. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kebudayaan, 18(1), 55-67.
Wibowo, S., Setiawan, B., & Rahmawati, E. (2024). Analisis pengaruh simultan iklim sekolah dan pola asuh keluarga terhadap moralitas remaja. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosiologi, 12(2), 112-126.
Yanizon, A. (2016). Peranan orang tua dalam pembentukan moral anak di Kepulauan Riau. Jurnal Pendidikan Sosial, 2016.
Zahrah, N. (2023). Peran keluarga dalam pembentukan etika dan moral anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 2023.
Zahwa, R. (2024). Pengaruh lingkungan sosial terhadap moral remaja di era globalisasi. Jurnal Sosial Humaniora, 2024.
Zakiyah, L. (2025). Peran guru dalam mengatasi penyimpangan moral siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Denisa Artika, Mesiono Mesiono, Marasamin Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
