The Relevance of Multicultural Islamic Religious Education with Hassan Hanafi's Liberation Theology
DOI:
https://doi.org/10.51278/bse.v4i2.1417Keywords:
Islamic Religious Education, Multicultural, Liberation Theology Hassan HanafiAbstract
This research discusses the importance of multicultural Islamic Religious Education (PAI) in Indonesia, which plays a role in overcoming social conflicts, intolerance and injustice that often arise in diverse societies. This education is in line with Law no. 20 of 2003 concerning the National Education System which emphasizes the importance of religious education in shaping the character of students. Multicultural PAI teaches the values of tolerance, mutual respect and social justice. This approach is relevant to Hasan Hanafi's concept of liberation theology, which emphasizes liberation from all forms of oppression and justice for all humanity, as well as equality as the main principle in coexistence. This study uses the method literature study (library research) and figures related to the relevance of multicultural Islamic religious education to liberation theology. The findings of this research show that a multicultural approach in Islamic Religious Education, which is in line with Hassan Hanafi's liberation theology, can effectively overcome social problems such as intolerance and radicalism. As a result, these findings can form a younger generation that is more adaptive, appreciates diversity, and is active in fighting for social justice, thereby contributing to the creation of a more harmonious and peaceful Indonesian society.
References
Adhani, Y. (2014). Konsep Pendidikan Multikultural Sebagai Sarana Alternatif Pencegahan Konflik. SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 1(1), 111–121.
Ahmad, J. (2018). Desain penelitian analisis isi (Content analysis). Research Gate, 5(9), 1–20.
Akbar, A., Tahrim, T., Pratiwi, E. Y. R., Nurmanita, M., Utomo, J., Hafid, A., Dhiu, K. D., Tobing, M. T., Pare, P. Y. D., & Subandi, Y. (2022). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Akbar, N., Alwizar, A., & Hulawa, D. E. (2024). Perbandingan Konsep Lingkungan Pendidikan menurut Ibnu Khaldun dan Hassan Hanafi. EScience Humanity Journal, 4(2), 171–187.
Akso, A., & Faridah, F. (2023). Kiri Islam Hasan Hanafi. Moderation| Journal of Islamic Studies Review, 3(2), 103–118.
Ali, A. M. (2018). Pendidikan Karakter: konsep dan implementasinya. Prenada Media.
Alwi, M. (2015). Teologi Pembebasan Dalam Islam (Studi Atas Pemikiran Hassan Hanafi). Skripsi Sarjana dari Universitas Islam Negeri Alauddin Fakultas Ushuluddin ….
Asir, A. (2014). Agama dan fungsinya dalam kehidupan umat manusia. Jurnal Al-Ulum, Universitas Islam Madura, 1(1), 6.
Assayuthi, J. (2020). Urgensi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multikultural. Atthulab: Islamic Religion Teaching And Learning Journal, 5(2), 240–254.
Assyaukanie, A. L. (1998). Tipologi dan wacana pemikiran Arab Kontemporer. Jurnal Paramadina, 1(1), 61–65.
Detik Jateng. (2023). Pengajian Ustadz hanan Attaki di Pamekasan dibubarkan. Detik.Com. https://www.detik.com/jateng/berita/d-6575999/pengajian-ustaz-hanan-attaki-di-pamekasan-dibubarkan-begini-duduk-perkaranya/2
Esposito, J. L., Sukono, Voll, J. O., Hariyanto, S., & Rohimah, U. (2002). Tokoh-kunci gerakan Islam kontemporer. RajaGrafindo Persada.
Hamidi, J., & Lutfi, M. (2010). Civic education: antara realitas politik dan implementasi hukumnya. PT Gramedia Pustaka Utama.
Hamim, A. H., Muhidin, M., & Ruswandi, U. (2022). Pengertian, Landasan, Tujuan dan Kedudukan PAI Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Dirosah Islamiyah, 4(2), 220–231.
Hanafi, H. (1982). The relevance of the Islamic alternative in Egypt. Arab Studies Quarterly, 54–74.
Hayati, F. N., & Sriyanto, A. (2018). Teologi Pembebasan dalam Pandangan Hassan Hanafi. IAIN Surakarta.
Jatim, D. (2024). Kronologi Pembubaran Pengajian Ustadz Riza Basalamah Versi Ansor Surabaya. Detik.Com. https://www.detik.com/jatim/berita/d-7207542/kronologi-pembubaran-pengajian-ustaz-riza-basalamah-versi-ansor-surabaya
Kaharuddin, K. (2021). Kualitatif: ciri dan karakter sebagai metodologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1), 1–8.
Khunaifi, A. Y., & Matlani, M. (2019). Analisis Kritis Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003. Jurnal Ilmiah Iqra’, 13(2), 81–102.
Kompas. (2024). Deretan Fakta di Balik Penangkapan Terduga Teroris di Batu dan Solo. Kompas.Com. https://www.kompas.com/tren/read/2024/08/02/150000965/deretan-fakta-di-balik-penangkapan-terduga-teroris-di-batu-dan-solo#:~:text=KOMPAS.com - Detasemen Khusus %28Densus%29 88 Antiteror Mabes,individu yang diduga terlibat dalam rencana aksi terorisme.
KumparanNews. (2018). Polisi Tangkap Guru yang Sebarkan Hoaks di Lebak Banten. Kumparan.Com. https://kumparan.com/kumparannews/polisi-tangkap-guru-yang-sebarkan-hoaks-di-lebak-banten
Lathifah, A. (2019). Penguatan Nilai-Nilai Multikulturalisme Melalui Video Partisipatori. Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 47–50.
LESTARI, P. (2024). Dakwah Kultural Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdatul Ulama (Lesbumi Nu) Dalam Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah Di Desa Bujuk Agung Kec. Banjar Margokab. Tulang Bawang. UIN Raden Intan Lampung.
Lutfi, M. (2023). Analisis Sosial Hassan Hanafi Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam. IHTIROM: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 138–151.
Majalah Tempo. (2024). Penipuan Gelar Habib. Majalah Tempo. https://majalah.tempo.co/read/laporan-khusus/171220/penipuan-gelar-habib
Mansur, R. (2016). Pengembangan Kurikulim Pendidikan Agama Islam Multikultural (Suatu Prinsip-prinsip Pengembangan). Jurnal Kependidikan Dan Keislaman FAI Unisma, 10(2), 1–8. http://riset.unisma.ac.id/index.php/fai/article/view/165/165
Maulana, R. (2021). Studi Komparatif Teologi Islam Harun Nasution Dan Hassan Hanafi.
Mukarromah, I., Syukron, B., & Fathonah, I. (2021). Nilai Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Perspektif Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 5(1), 93–109.
Mulyadi, H. (2021). Islam Dan Tamadun Melayu: Sejarah Orang Melayu Dan Persentuhan Islam Dengan Tamadun Melayu. Cv. Dotplus Publisher.
Mustaqim, M. (2015). PARADIGMA ISLAM KRITIS Studi Pemikiran Teologi Pembebasan Ali Asghar dan Kiri Islam Hasan Hanafi. Fikrah, 3(2), 305–324.
Muthia, F. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Lembaga Pendidikan Islam Di Desa Pengkok Kedawung Sragen Jawa Tengah. Al-Bahtsu, 3(2).
Negara, M. A. P. (2023). Rekonstruksi Teologi Islam: Studi Analisis Pemikiran Hassan Hanafi. Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf Dan Peradaban Islam, 3(1), 1–18.
Nidlomuddin, A. (2021). Pandangan Tauhid Syaikh Abdul Al-Somad Al-Palimbani dalam Kitab Hidayatu Al-Salikin Fi Suluki Maslakil Muttaqin.
Noorhayati, S. M. (2016). Oksidentalisme: Konsep Perlawanan Terhadap Barat. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 3(2).
Nursusanti, A., Andriany, J., Agustina, R., Wahyuni, A., & Oktavia, S. (2022). Philosophy of Materialism and Philosophy of Naturalism. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(3), 203–216.
Rahmadina, R., & Hambali, R. Y. A. (2023). Pengaruh Teori Rene Descartes terhadap Perubahan Pemikiran Teologi Teosentrisme Menuju Antroposentrisme. Gunung Djati Conference Series, 19, 693–708.
Rahman, A., Naldi, W., Arifin, A., & Mujahid, F. (2021). Analisis UU Sistem Pendidikan Nasional Np 20 Tahun 2003 dan Implikasinya terhadap Pelaksanaan Pendidikan di Indonesia. Analisis Uu Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 Dan Implikasinya Terhadap Pelaksanaan Pendidikan Di Indonesia, 4(1), 98–107.
Rois, A. (2013). Pendidikan Islam Multikultural: Telaah Pemikiran Muhammad Amin Abdullah. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 8(2), 301–322.
Saenong, I. B. (2002). Hermeneutika Pembebasan: Metodologi Tafsir al-Qur’an Menurut Hassan Hanafi. Jakarta: Teraju.
Shimogaki, K. (2012). Kiri Islam, Antara Modernisme dan Postmodernisme; Telaah Kritis Pemikiran Hassan Hanafi. Lkis Pelangi Aksara.
SS, A. W. D. (2015). Pancasila dan multikulturalisme Indonesia. Studia Philosophica et Theologica, 15(2), 109–126.
Syarifuddin, S. (2012). Konsep Teologi Hasan Hanafi. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 14(2), 200–209.
Tarigan, M., Saroya, T. A., Pasaribu, S. P., Manalu, R. R. B., & Simbolon, M. R. (2024). Peran Dan Makna Tarbiyah, Ta’lim Dan Ta’dib Dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Psikologi Insani, 9(6).
Taufik, M. (2020). KONTEKSTUALISASI TEOLOGI MODERN Kritik Hassan Hanafi Terhadap Teologi Tradisional. Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 19(2), 147–164.
Wahidin, Z. (2019). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Kesadaran Keagamaan Islam Para Siswa Melalui Nilai-Nilai KeNU-an (Studi Kasus: SMK Darissulaimaniyyah Trenggalek). IAIN Kediri.
Yaniawati, R. P. (2020). Penelitian studi kepustakaan (library research). Penyamaan Persepsi Penelitian Studi Kepustakaan, 1–31.
Yasin, A., & Rahmadian, M. I. (2024). Strategi Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Pluralisme Agama di Masyarakat Multikultural. Aksiologi: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(1).
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Adi Wijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
