Gereja dan Tantangan Radikalisme Agama di Tengah Pluralitas di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.51278/aj.v5i3.944Keywords:
Challenge of Religious Radicalism, Plurality in IndonesiaAbstract
The Diversity is a real context for the existence of the church in the world. In the Indonesian context, diversity concerns the richness of culture, religion, ethnicity, country, and so on. Indonesia has diversity that must be responded to by all people living in the archipelago, especially because of the richness of ethnic groups and their traditions, customs, cultural riches, and so on. In efforts to respond to diversity, churches in Indonesia really need to develop insight regarding pluralism. This is also an effort to minimize radicalism movements in the name of religion. Within this framework, the church has the responsibility to maintain diversity within the Christian community itself. The solution includes promoting inclusivity in order to build a space for dialogue for all religions and beliefs.
Keywords: Challenge of Religious Radicalism, Plurality in Indonesia
References
Bieleldt, Dennis.2003. “Pluralism”, dalam Ensiklopedia of Science and Religion, (Ed.) J. Wentzel van Huyssteen. New York: Thompson Gale.
F Drewes.B & J Mojau. 2003. Apa itu Teologi?.Jakarta: Gunung Mulia, 2003.
F. Knitter, Paul. 2003. Satu Bumi Banyak Agama. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Firtriyani, “Pluralisme Agama-Budaya dalam Perspektif Islam”, dalam Jurnal Al-Um Vol.11, (2013).
Innani Musyarofah, Hubungan Kristen dan Islam di Indonesia dalam Pandangan H.M. Rasyidi, dalam https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/31748/3/INNANI%20MUSYARO FAH-FU.pdf
Irwan Ahmad Albar, Dinamika Kasus Penistaan Agama di Indonesia (Polemik Pemaknaan Ayat-Ayat Penistaan dan UU Penodaan Agama) dalam Jurnal QOF Volume 3 No 1 2019,
Mushi, Adam. 2015. TEOLOGI KONSTITUSI: Hukum Hak Asasi Manusia atas Kebebasan Beragama. Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.
Peldi Taher (Ed), Elza. 2009. Merayakan Kebebasan Beragama Bunga Rampai Menyambut 70 Tahun Djohan Effendi, ICRP dan Kompas..
Ruck, Anne. 2005. Sejarah Gereja Asia. Jakarta:BPK Gunung Mulia
van den End, Th. 2006. Harta dan Bejana: Sejarah Gereja Ringkas. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Siagian, Riris J. 2016. Sahala Bagi Pemimpin: Dulu dam Kini. Cet. 5, Pematang Siantar: Lembaga Bina Warga HKBP dan L-SAPIKA INDONESIA, 2019..
Siagian, Riris J. Teologi Sahala, Pematang Siantar: L-SAPIKA INDONESIA, 2021.
Sumartana, Pemikiran Kembali Kristologi untuk Menyongsong Dialog Kristen-Islam di Indonesia, (Jurnal Teologi dan Gereja Penuntun Vol 4, No 13 (1997/1998).
Thomas Thangaraj, M. Religious pluralisme, dialogue and Asian Christian response.
Zainuddin, M. 2019. Merawat Keberagaman dalam Keragaman. Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama.
https://nasional.kompas.com/read/2022/04/28/01300071/7-kasus-terorisme-terbesar-di- indonesia?page=all
https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-49494326.
https://id.wikipedia.org/wiki/Setara_Institute.
https://www.voaindonesia.com/a/setara-institute-terjadi-97-kasus-penistaan-agama-/3848448.html
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/12/23/rayakan-natal-ini-jumlah-umat-nasrani-di-indonesia-pada-2022
https://www.nu.or.id/opini/mengapa-jumlah-umat-islam-di-indonesia-menurun-JQ0my.

