Adat Semende dalam Perspektif Pendidikan Islam dan Gender di Desa Pulau Beringin Kabupaten Oku Selatan
DOI:
https://doi.org/10.51278/aj.v5i2.708Keywords:
Adat Semende Perspektif Pendidikan, Adat Semende Perspektif Gender, Pendidikan IslamAbstract
This article reviews How the Tunggu Tubang Custom in the Perspective of Islamic Education, and How the Tunggu Tubang Custom in a Gender Perspective in Pulau Beringin Village, South Oku Regency. This study used a qualitative method by conducting direct research in the field. The informants in this study consisted of 5 people. Where primary data and secondary data obtained through interviews, passive observation, and documentation. While the nature of the research is descriptive qualitative. The results of the study show that the Waiting Tubang Custom in the Perspective of Islamic Education regarding responsibility, has the obligation to take care of inheritance in the form of rice fields and houses left by ancestors, has noble character which is obliged to look after and take care of parents, and the values ??of Islamic education regarding good manners which waiting for tubang must respect and obey meraje. The Waiting Tubang Customary in a Gender Perspective shows that Islam is a religion that highly upholds justice, there is no difference shown to male and female creatures, the meaning of power from waiting for tubang, even though the one in power is a waiting woman tubang, but it is meraje who makes the decision. This raises gender equality in these customs.
Keywords: Adat Semende Perspektif Pendidikan, Adat Semende Perspektif Gender, Pendidikan Islam
References
Amelia, F. (2004). Realita dan Citra Kesetaraan Gender di UIN Jakarta: Baseline dan Analisa Institusional Pengarusutamaan Gender Pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 1999-2003. Tangerang Selatan: UIN Syarif Hidayatullah-CIDA.
AR, T. (2015). Jagat Besemah Lebar Semende Panjang. Palembang: Karya Mandiri Bersama.
Arifin, Z. (2020). Harte dan Tungguan?: Redefinisi Adat Tunggu Tubang Pada Komunitas Semende Migran. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 22(2), 31–43.
Arifin, Z., Delfi, M., & Pujiraharjo, S. (2017). Tunggu Tubang: Marginalisasi Perempuan Semende. Musawa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 16(2), 236–264.
Efrianto. (2017). Struktur Masyarakat Semende di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya (BNPB) Sumatera Barat, 3(1).
Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Hasanah, U. (2018). Studi Living Hadis Tentang Hak dan Tanggung Jawab Tunggu Tubang Pada Tradisi Masyarakat Semende. Jurnal Ilmu Agama, 19(1), 124–142.
Hutapea. (2009). Eksistensi Tunggu Tubang sebagai Upaya Mempertahankan Sumber Daya Lahan Berkelanjutan. Bogor: Departemen Pertanian.
Mahdi, I. (2019). Konsep Gender Pada Masyarakat Adat Suku Semende Kabupaten Muara Enim. Hawa, 1(1).
Moelong, L. J. (2002). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasruloh, M. N., & Hidayat, T. (2022). Budaya Patriarki dalam Rumah Tangga (Pemahaman Teks Al-Qur’an dan Kesetaraan Gender). Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 13(1), 139–158.
Nasution, M. S. A. (2016). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sakina, A. I., & Siti A, D. H. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki di Indonesia. SHARE Social Work Journal, 7(1), 71–80.
Sanusi, A., & Sohari. (2015). Ushul Fiqh. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Alvabeta.
Suharto, T. (2017). Indonesianisasi Islam: Penguatan Islam Moderat dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 17(1), 155–178. https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i1.803
Syafei, I., Mahvufah, H., Jaenullah, & Susanti, A. (2020). Konsep Gender dalam Perspektif Pendidikan Islam. al-Tadzkiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 143–257.
Syarnubi. (2019). Guru yang Bermoral dalam Konteks Sosial, Budaya, Ekonomi, Hukum dan Agama. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1).
Velinda, A., Wilodati, & Kosasih, A. (2017). Tunggu Tubang dalam Pembagian Harta Warisan Pada Masyarakat Suku Semende. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(2), 420–423.
Wijaya, I. Y., & Loviona, L. P. (2021). Kapitalisme, Patriarki dan Globalisasi: Menuju Langgengnya Kekerasan Berbasis Gender Online. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1), 52–64.

