Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pencak Silat Nurul Huda Pertahanan Dua Kalimat Syahadat dalam Mengasah Kecerdasan Emosional dan Akhlak Karimah Siswa
DOI:
https://doi.org/10.51278/aj.v4i1.312Keywords:
Pencak Silat, Emotional Intelligence, Students MoralityAbstract
Extracurricular activities must be able to hone the abilities of students both in terms of cognitive and affective. In silat as a non-academic activity that has been approved by the school. In pencak silat there is a philosophy known as noble character. This study aims to analyze the formation of Students' Emotional Intelligence and Morals through Pencak Silat. This type of research is qualitative research with a case study approach. Data obtained through observation, interviews and documentation. Informants in this study were Principals, Teachers, Students and Extracurricular Pencak Silat Trainers Nurul Huda defense of the Two Sentences of the Creed. The data analysis technique was carried out with the stages of data reduction, data presentation and verification/conclusion. Then test the validity of the data using time triangulation and source triangulation. The results of this study are in honing students' emotional intelligence and moral character, pencak silat extracurricular has several activities that can hone students' emotional intelligence and moral character, including: Implementing mutual cooperation, holding fundraisers when one of the members of pencak silat is affected by an accident, making rules that mutually agreed upon, giving sanctions and accountability to students who violate the rules, motivating students, holding training camps, practicing sparring, holding long marches, etc. The supporting factor for implementing pencak silat extracurricular in honing the emotional intelligence and morals of students is support from the school. Whereas.
Keyword: Pencak Silat, Emotional Intelligence, Students Morality
References
Aisyah, M. (2010). Al-Qur? an dan Terjemah untuk Wanita. Bandung: Hilal.
Akhmadsudrajat. (2010). Definisi Pendidikan Menurut UU No. 20 Tahun 2003. Https://Akhmadsudrajat.Wordpress.Com/.
Al-Bukhari, S. (1987). Muhammad bin Ismail al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis. Rineka Cipta.
Daud, F. (2012). Pengaruh kecerdasan emosional (EQ) dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Biologi siswa SMA 3 Negeri Kota Palopo. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP), 19(2), 243–255.
Fajar, F., & Supriyanto, A. (2012). Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam: Studi Kualitatif Naturalistik di SMA Martia Bhakti Bekasi. Turats, 8(1), 29–42.
Fathurrohman, P. (2012). dkk.(2013), Pengembangan Pendidikan Karakter, Bandung, PT. Refika Aditama Gunawan, Heri.
Goleman, D. (2001). Working Whit Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta. PT Garamedia.
Goleman, Daniel. (2011). The brain and emotional intelligence: New insights. Regional Business, 94–95.
H Djaali, D. (2007). Psikologi pendidikan. Bumi Aksara.
Hidayat, R. (2010). Seni Bela Diri: Pencak Silat. Jakarta: PT Regina Eka Utama.
Hosna, R. (2015). Samsul, Menjlitkan Pembelajaran dengan Prinsip Belajar. Malang: Intlegensia Media.
Kriswanto, E. S. (2015). Pencak silat. Pustaka Baru Press.
Lexy, J. M. (2014). Metode Penelitian Kualitatif, cet. 30. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Liputan6.com. (2020). Tawuran Pelajar Palmerah Pecah di Tengah Pandemi Corona Covid-19. Www.Liputan6.Com.
Mulyasa, E. (2008). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Remaja Rosdakarya.
Mustari, M., & Rahman, M. T. (2014). Manajemen pendidikan. RajaGrafika Persada.
Nugroho, A. (2020). Konvoi Kelulusan di Jalanan, Polisi Amankan Puluhan Siswa SMA di Solo. Https://Www.Kompas.Tv/.
Prihatin, R. P., & Khoiroh, S. (2021). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Penguatan Pendidikan Karakter di SMAN 1 Yogyakarta. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1), 1–14.
Shaleh, A. R. (2005). Pendidikan agama & pembangunan watak bangsa. RajaGrafindo Persada.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor – factor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian dan Pengembangan. Alfabeta.
Suryabrata, S. (2018). Psikologi Pendidikan. In Psikologi Pendidikan. PT Raja Grafindo Persada. https://www.rajagrafindo.co.id/produk/psikologi-pendidikan/
Syahidin, A. M. P. Q. (2005). dalam Pembelajaran Agama di Sekolah. Tasikmalaya: IAILM Pondok Pesantren Suryalaya.
Usman, M. (1993). Uzer dan lilis Setiawati. Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar.
Wahyuni, B. E. N. (2007). Teori Belajar dan pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Wahyuningsih, S. (2013). Metode Penelitian Studi Kasus: Konsep, Teori Pendekatan Psikologi Komunikasi, dan Contoh Penelitiannya. Madura: UTM Press. Dalam Https://Www. Scribd. Com/Document/3824, 91045.
Zainuddin, A., & Suparta, M. (2007). Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

