Hak Konstitusi Warga Negara Indonesia yang Menjadi Tenaga Kerja di Luar Negeri
DOI:
https://doi.org/10.51278/aj.v6i1.1142Keywords:
Indonesian Migrant Workers, Protection, ImplementationAbstract
The The purpose of writing this article is to find out the Constitutional Rights of Indonesian Citizens Who Become Workers Abroad, Indonesian Migrant Workers (Overseas Migrant Workers) are every citizen who is eligible to work abroad in employment for a certain period of time by receiving wages. The labors are protect by Law Number 39 Year 2004 on the placement and protection of Indonesian Migrant Workers (Overseas Migrant Workers) abroad. The formulation of the problem in this research is how the protection of Indonesian Migrant Workers’ according to Law Number 39 Year 2004 concerning the placement and protection of workers abroad and how the implementation of Law No. 39 of 2004 For Indonesian Migrant Workers. Type of research used is descriptive analytical, the method used in this research is approach legislation. A legislative approach is an approach that is undertaken by incorporating relevant laws and regulations pertaining to legal issues being addressed. Based on the description of the background and discussion of this research, it can be concluded that the protection of Indonesian Migrant Workers according to Law Number 39 Year 2004 concerning the placement and protection of workers abroad of pre-placement, during placement, post-placement. As well as supervision of the implementation and protection of Indonesian workers carried out with the objective of reporting job vacancy, compulsory report on employment in the company, and job training. The application of Indonesian Migrant Workers Law pursuant to Law Number 39 Year 2004 is intended to protect the basic rights of workers / laborers and ensure equal opportunity and treatment without discrimination on any basis to achieve workers' welfare and the government remains accountable The fate of Indonesian Migrant Workers and protection of Indonesian Migrant Workers and with the existence of Article 94 of Law Number 39 Year 2004 mandates to establish BNP2TKI as an institution assigned by the state to provide legal protection to Indonesian Migrant Workers.
Keywords: Indonesian Migrant Workers, Protection, Implementation
References
Al Mizan, M. A. (2022). Tegakkan Hukum Pada Pelaku TPKS Terhadap Korban Disabilitas Sesuai Pasal 9 Uu No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Seminar Nasional-Kota Ramah Hak Asasi Manusia, 2, 31–51.
Arifin, M., Rozak, M., Darmawan, I. D., Salsabila, T. H., & Dina, W. (2018a). Perlindungan Hukum Terhadap Relawan Sosial Di Indonesia. Universitas Tidar.
Arifin, M., Rozak, M., Darmawan, I. D., Salsabila, T. H., & Dina, W. (2018b). Perlindungan Hukum Terhadap Relawan Sosial Di Indonesia. Universitas Tidar.
Arliman, L. (2016). Kedudukan Ketetapan MPR Dalam Hierarki Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia. Lex Jurnalica, 13(3), 147997.
Baikhaki, A. (2017). Penerapan hukum lingkungan di indonesia: hukum pidana, hukum perdata dan hukum dan hukum administrasi. Al Qisthas Jurnal Hukum Dan Politik, 8(1), 131–142.
Chamdani, C., Endarto, B., Kusnadi, S. A., Indrajaja, N., & Syafii, S. (2022). Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja/Buruh Yang Putus Hubungan Kerja Sebelum Masa Kontrak Kerja Berakhir. Jurnal Kepastian Hukum Dan Keadilan, 4(1), 1–16.
Dalimunthe, N. (2023). Hukum Ketenagakerjaan. Merdeka Kreasi Group.
Diyantoro, B., & Alie, M. M. (2014). Pola penggunaan remitan tenaga kerja Indonesia (TKI) serta pengaruhnya terhadap perkembangan daerah asal. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 3(2), 319–332.
Hanifah, I. (2020). Peran dan tanggung jawab negara dalam perlindungan hukum tenaga kerja Indonesia yang bermasalah di luar negeri. De Lega Lata: Jurnal Ilmu Hukum, 5(1), 10–23.
Hanrahmawan, F. (2010). Revitalisasi Manajemen Pelatihan Tenaga Kerja (Studi Kasus Pada Balai Latihan Kerja Industri Makassar). Jurnal Administrasi Publik, 1(1), 78–94.
Harahap, A. M. (2020). Pengantar Hukum Ketenagakerjaan.
Hasibuan, M. S. P., & Hasibuan, H. M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Bumi aksara.
Henry Halim SH, M. H. (2019). Analisis Yuridis Asas Proprsionalitas Dalam Perjanjian Kerja Berdasarkan UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. JIAGANIS, 4(1).
Hulaify, A. (2019). Asas-Asas Kontrak (Akad) Dalam Hukum Syari’Ah. At-Tadbir: Jurnal Ilmiah Manajemen, 3(1).
Husni, L. (2003). Pengantar hukum ketenagakerjaan Indonesia edisi revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Indonesia, R. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta (Id): Ri.
Indrawati, A. (2019). Tinjauan yuridis terhadap perlindungan tenaga kerja outsourcing dalam perspektif undang–undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. actual, 9(2), 57–65.
JAHRI, S. (n.d.). Implementasi bnp2tki dalam permasalahan pengiriman tenaga kerja indonesia ke arab saudi 2006-2011.
Khakim, M. (2017). Penegakan Hukum dan Implementasi Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 tentang Persamaan Kedudukan di Hadapan Hukum.
Kosidin, K. (1997). Perlindungan Hukum bagi Tenaga Kerja di Indonesia. Disertasi, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Kristiadi, E. Y., Subekti, R., & Raharjo, P. S. (2022). Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Migran Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(1), 312–317.
Laia, F., & Laia, D. (2021). Pelayanan pemberangkatan tenaga kerja indonesia ke luar negeri di dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi sumatera utara. jurnal governance opinion, 5(2), 84–90.
Lawendatu, M. (2021). Tinjauan Hukum Ketenagakerjaan Tentang Perlindungan Buruh/Pekerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Lex Et Societatis, 9(1).
Nola, L. F. (2023). Penerapan Omnibus Law Dalam Hukum Ketenagakerjaan Di Indonesia. Kajian, 25(3), 217–229.
Prasetyotomo, A. S. (2014). Pengembangan sistem informasi geospasial berbasis mobile pada perlindungan tenaga kerja Indonesia: studi kasus BNP2TKI.
Purwadi, W. (2021). Kewajiban negara terhadap perlindungan tenaga kerja indonesia. mimbar yustitia: Jurnal Hukum Dan Hak Asasi Manusia, 5(1), 22–41.
Rahmany, S. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang mempengaruhi Tenaga Kerja Bekerja di Luar Negeri Serta Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Keluarga Dilihat Dari Perspektif Islam. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 7(1), 51–73.
Rina Purba, S. H. (2013). Perlindungan hukum tenaga kerja indonesia di luar negeri berdasarkan uu no. 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja indonesia di luar negeri. constitutum, 12(2).
Rivai, V. (n.d.). Dan Ella Jauvani Sagala. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Dari Teori Ke Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Subijanto, S. (2011). Peran Negara dalam Hubungan Tenaga Kerja di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 17(6), 705–718.
Sugiono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. digilib.unigres.ac.id.
Yusuf, S. (2012). Perlindungan Tenaga Kerja Alih Daya (Outsourcing) Perspektif Undang-undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Hukum Islam. Malang: UIN Maliki Malang.

